ROAD TO MINI ALBUM II

SEKILAS TENTANG PROSES KREATIF THE BOX

Proses kreatif yang dilakoni kawan-kawan di The Box Band saat ini telah lebih dari 4 tahun sejak berdirinya band ini pada 2008 silam. Bukanlah pekerjaan mudah untuk memelihara semangat berkarya bersama dalam sebuah komunitas band. Banyak hal yang sudah dilewati,bukan hanya suka duka,pahit manis dan seterusnya.Di tubuh The Box,segala macam pengalaman bersama coba diolah menjadi “energi positif” untuk memepertebal spirit kekeluargaan dan gairah berkarya.

Berawal dari panggung-panggung festival di dalam maupun diluar kota Palu, keluarga kecil The Box mulai dibangun. Setelah bertahun-tahun hilir mudik di ajang-ajang festival,The Box kemudian membulatkan tekad bersama untuk membentuk sebuah Lingkaran dengan ikatan yang lebih serius dan memiliki arah yang lebih nyata dari sekedar ngumpul,ikut lomba,bubar untuk kemudian bertemu lagi di kompetisi-kompetisi musik selanjutnya. Maka disepakatilah untuk membentuk semacam kelompok management kecil dalam rangka mengurusi segala perihal produksi,keuangan,jadwal manggung maupun latian,lobi-lobi dan persoalan-persoalan managerial lainnya.

Sementara para player fokus bekerja menghadirkan karya-karya musik semaksimal mungkin, kelompok management dibawah pimpinan Intje Jamal marwan (saat ini Head Manager di The Box management) juga terus berupaya membangun sebuah kekuatan diluar musik untuk memberikan back up pada karya-karya The Box. Kesungguhan dari seluruh elemen di tubuh The Box membuahkan hasil yang riil dengan di launchingnya mini album perdana The Box yang bertajuk Hayyo pada maret 2010. Launching ini terbilang meriah dan menghabiskan cukup banyak tenaga,waktu maupun anggaran.Beruntung banyak pihak yang bersedia membantu terselenggaranya launching tersebut. Launching ini merupakan titik klimaks pertama dari sebuah proses pengkaryaan yang dijalani The Box.

Di luar kesanggupan merilis album sendiri,The Box juga terus melahirkan prestasi-prestasi yang membanggakan bahkan sampai ke Level nasional, sebutlah prestasi 24 besar regional Indonesia timur di Surabaya pada ajang LA Light Indiefest (2009),salah satu delegasi Song For Peace dari Indonesia Timur untuk presentasi karya di Hard Rock Caffe Jakarta pada event USAID serasi (2010) dan sebagai penyaji pada satu satu nya annual event (international) di Indonesia Timur yaitu Rockin Celebes sebagai perwakilan wilayah sul teng (2012).

Dimana ada kemauan disitu ada jalan!!! Hal ini dibuktikan The box yang meskipun bermusik melalui jalur Indie mereka toh banyak mengantongi prestasi,tetap produktif serta terus membangun komunikasi dan jaringan kerja kemana-mana.Semua jalan harus ditempuh dengan catatan memiliki persiapan maupun strategi yang matang dulu sebelum menjalaninya.

Bagaimana dengan hijrah ke Jakarta ???

Sangat Ingin.Bukannya The Box tidak ingin hijrah dan bertarung disana. The Box merasa masih ada beberapa hal yang terbilang urgent untuk dibenahi terlebih dahulu sebelum “Merantau” ke ibu kota. Bicara hijrah,The Box memerlukan persiapan yang tidak main-main,Jika telah memilih fight disana,maka harus benar-benar fight.Segala hal harus siap,mulai dari materi,mental,strategi dll.Jadi untuk waktu dekat ini The Box masih memilih berbenah diri dan terus berbuat dulu didaerah.Toh Jakarta sesungguhnya telah menjadi Agenda Resmi bagi The Box.Tinggal dibahas lebih dalam lagi agar tidak keteteran.

Nah bicara masalah berbenah diri dan terus berbuat, ini akan dibuktikan lagi oleh The Box ditahun ini dengan merilis Mini Album II mereka pada bulan September 2012 nanti.

Berikut sekilas persiapan dan “kisi-kisi” nya.

COMING SOON ,MINI ALBUM II THE BOX.

Mini Album terbaru The Box telah selesai digarap dan siap untuk diluncurkan. The Box  rencananya akan merilis secara resmi mini album kedua ini pada akhir bulan September 2012 nanti. Teksture dan ragam bunyi pada musik di album The Box yang  ini tetap bertahan pada eksperimen rock dan “kaili folk”.

The Box sangat lega karena akhirnya mini album II ini telah finishing pada kerja-kerja tekhnis penggarapan lagunya dan saat ini tinggal memikirkan strategi promo album tersebut dan menunggu “gebrakan” dari kawan-kawan managemen untuk mengeksekusi konsep dan tekhnis launchingnya di September nanti.

Pada mini album yang masih rahasia judulnya ini,The Box memuat 6 lagu baru mereka dan terdapat 1 lagu dengan bahasa inggris. “tidak ada perbedaan yang mendasar pada warna musik the box di album ini,yang terasa adalah garapan lagu-lagu The Box dialbum ini bahwa ada bagian-bagian dimana unsur etnik lebih berani kawin dengan distorsi dan beat-beat rock. Secara porsi juga The Box meberikan tempat lebih pada warna ethnicnya di banding lagu-lagu pada album sebelumnya.” Ungkap Aci sang Vokalis

”memang lagu-lagunya sedikit lebih soft jika dipadankan dengan album perdana kami ” Tambah arki (guitar),personel paling muda di The Box

Album terbaru The Box  tetap lebih banyak berkisah seputar semangat hidup.Lebih tepatnya semangat dalam bertahan serta menjalani kehidupan. Harapan The Box bahwa lagu-lagu nya mampu menjadi spirit bagi pendengarnya serta bersifat universal dan matang. (ombo)

 

THE BOX @ REPALUTION #3 “POVIATA ATTACK”

Asalam mualaikum, salam sejahtera untuk pembaca. saya akan menceritakan sedikit tentang THE BOX ketika manggung di salah satu event di kota palu, event yang biasa di sebut dengan rePALUtion.

by Photografer

 

Hari itu tepat pada tgl 07-07-2012, cuaca seperti kurang bersahabat, awan hitam bertebaran di atas kepala kami,demikian juga teman-teman di repalution kelihatannya sangat khawatir dengan keadaan pada saat itu,bagaimana tidak ketika saat memulai sound cek tiba-tiba hujan rintik. Kondisi panggung yang di desain tanpa atap membuat teman repalution harus lebih memutar otak lagi.sebagian kerja ini,sebagian lagi kerja itu.. gotong royong yang luar biasa.

THE BOX adalah salah satu band yang harus tampil sebagai penyaji terakhir di acara itu sehingga mengharuskan the box bisa tampil lebih maksimal, apalagi tepat pada hari itu THE BOX yang di kenal dengan warna musik rock ethnic ini sedang berulang tahun yg ke 4 thn. Tapi malam itu THE BOX tidak di lengkapi oleh seorang IZAT GUNAWAN (percussion ethnic).. “izat sedang sibuk” tutur Arky ,ketika salah seorang bertanya ” izat mana?”..untunglah ada audisional tetap yang biasa mengisi posisi di percusi.

“kami akan berusaha untuk bisa bermain lebih maksimal ” itu bahasa yg terlontar dari anak-anak THE BOX, event pada hari itu bisa di bilang sebagai kado istimewa untuk THE BOX. apalagi sebagian besar Box family palu yang hadir pada malam itu sangat mendukung dan ingin melihat performance Aci dan kawan-kawan.

Malam itu suasana mulai berubah ketika pengunjung mulai berdatangan, saya tidak tau berapa banyak penonton yang hadir pada malam itu.. “karna saya bukan penjual tiketnya” hehehe just kidding piiss. Sebelah kiri,kanan,depan panggung sudah di penuhi penonton,sampai sebagian penonton memilih untuk duduk melantai.
saat itu bukan hanya the box saja yang performance. Ada beberapa band antara lain adalah: RAKUTI RASTA yang beraliran reaggae,Revenge from Resurrection, dari komunitas palu death metal,SALIBOW ENSAMBLE KHATULISTIWA & GIMBA COESIVO aliran modern ethnic,New like beat,DJ IFAN,dan KAKTUS PERCUSI.bersama meramaikan acara pada hari itu.

Waktu semakin larut,sekitar jam 12:00 tiba waktunya THE BOX harus tampil.. ACI,ARWAN,ARKY,AGUS, ditambah 1 aditional percusi dan 1 auditional gitar sudah bersiap untuk naik kepanggung,kelihatan juga semua crew the box yang selalu setia pada saat itu telah bersiap untuk menyiapkan alat instrument the box.

“malam ini kita harus bermain lebih maksimal,tampilkan yang terbaik” kalimat yang biasa di ucapkan.”berdoa di mulai”.

THE BOX malam itu membuka performance mereka dengan lagu “bercinta” singgel lagu dari album ke 2 yang bakalan rilis,di ikuti dengan lagu HAYOO yang tak kalah menghentak.’tak mau surut dari suasana SONG TO GAZA yang di pilih sebagai lagu ke 3 semakin mengangkat adrenaline,di barengi dengan gaya panggung yang begitu energik membuat penonton merasa terhibur. Ternyata saat itu THE BOX hanya performance 4 lagu dan di penutup, lagu TADULAKO lah yang di pilih sebagai lagu pamungkas..semakin energik ,, Penampilan yang apik di sugguhkan oleh THE BOX pada malam itu. ACI,AGUS,ARKI,ARWAN.malam itu sudah melaksanakan tugas mereka dengan baik.. salut untuk the box..

Saya merasa perlu memberitahukan kepada pembaca,bahwa apa yang saya tulis di coulum ini berdasarkan realita yang saya lihat.. lebih dan kurangnya saya mengucapakan trimakasih.sekian dulu,sampai jumpa di tulisan selanjutnya..

 

writer by aco

THE BOX @ ROCK IN CELEBES 2012

Rockin Celebes ,Perhelatan musik terbesar di Indonesia Timur akhirnya digelar lagi oleh chambers entertainment pada malam tanggal 29 april 2012 di kota Makassar Sulawesi Selatan. Event yang didominasi genre-genre metal ini terbilang sukses. Seluruh penampil mulai dari line up internasional seperti psycroptic asal Australia,suffocation,secondhand serenade asal amerika, dll,line up nasional seperti dead squad,Superman Is Dead,Andra and The Backbone,The Sigit dll maupun line up lokal Conventional Is Rejected (Kendari),The Box (Palu) serta band-band tuan rumah yang tergabung dalam Makassar Metal Syndicate seperti Unremains, Death Of Destiny dan Melismatis memang terlihat maksimal dan total saat sedang perform di hadapan audience Makassar yang begitu antusias sekaligus apresiatif dengan event ini.

foto by Rollingstone indonesia

The Box Sendiri yang pada malam itu mendapat kesempatan perform sebagai penyaji ke 5 (sekitar jam delapan lebih waktu Indonesia Tengah) tidak menyia-nyiakan kesempatan langka ini. Dengan membawakan dua buah lagu andalan The Box yaitu “song To Gaza” dan “Tadulako” mereka berjuang mati-matian di atas Stage 1 Rockin Celebes untuk menunjukkan penampilan yang maksimal. Tidak ada rasa pesimis sedikitpun ketika hanya berdiri sebagai line up lokal, Kata Fadli selaku Road Manager yang kebetulan turut mendampingi para Player untuk manggung di Makassar bahwa ketika karya The Box bisa diapresiasi kawan-kawan chambers untuk kemudian direkomendasikan sebagai salah satu penyaji saja sudah sangat berharga bagi The Box Sendiri. “Menjadi line up lokal tidak ada urusan dengan perform total atau tidak” tambah Fadli.

Apa yang dikatakan Road Manager The Box ini memang benar, terbukti ketika Aci (voc),Arki (guitar),izat (perkusi dan alat tiup),Agus (drum) dan arwan (bass) mampu tapil dengan maksimal dala membawakan dua karya mereka, maka apresiasi dari kawan-kawan musisi,penonton,pihak penyelenggara semuanya sangat positif termasuk juga kawan-awan media yang mengapresiasi penampilan The Box dengan baik. Mas wendy Putranto selaku executive produser dari Rolling Stone Magazine Indonesia beserta Mas Ricky Siahaan (guitarist Seringai Band) langsung mendatangi The Box di Backstage untuk memberikan apresiasinya kepada The Box,menurut mas Wendy The Box memiliki aliran musik yang unik,menarik serta arransement yang apik ketika coba mengawinkan modern rock dan etnik Lokal. “kalian harusnya bawa lebih banyak lagu” ungkap mas wendy putranto sambil tersenyum. Tidak hanya dari rolling stone magazine,stepmagz, sebuah media online palu yang digagas kawan-kawan muda kota Palu juga ikut mengirimkan 3 orang reporter mereka untuk meliput live rockin Celebes. Kawan-kawan stepmagz pun  terlihat sempat berbincang-bincang dengan para player The Box sebelum mereka manggung.

Wah, ternyata tidak hanya media yang memberikan nilai + pada the Box atas penampilan mereka yang memukau malam itu. Ada seorang Polisi asal palu yang berdomisili di Makassar dan kebetulan pada event rockin Celebes bertugas menjaga keamanan konser menyatakan “ bangga saya jadi orang palu ketika melihat anak-anak mudanya ternyata kreatif-kreatif,hebat dan tetap mempertahankan kebudayaannya lewat musik yang dimainkan”. Makasih Pak Polisi, always Support our Local musician dan bravo bagi kawan-kawan muda kreatif se Kota Palu. (ombo)

KADO BUAT SKIP FM PALU

Palu.Bertepatan dengan peringatan hari kartini pada 21 april 2012,Skip Fm sebuah radio swasta di Kota Palu menggelar sebuah event sederhana namun terasa marak dan hidup di Lobi Mall Tatura Palu.

Pada dasarnya kegiatan ini mereka adakan dalam rangka memperingati hari jadi Skip FM yang telah mencapai usia 5 tahun. Dengan hanya menggunakan perangkat sound system yang minimalis (menyesuaikan dengan lokasi indoor) acara ulang tahun Skip FM ini tetap berlangsung dengan meriah.Nampak pula  dengan jelas semangat kawan-kawan skip FM yang begitu menggebu-gebu untuk menghibur para pengunjung lewat rangkaian acara yang mereka persembahkan.

The Box sendiri yang kebetulan dipercayakan sebagai salah satu pengisi acara untuk meramaikan anniversary event ini membawakan 3 buah lagu sebagai kado bagi kawan-kawan skip FM yaitu

  1. I Misss You But I Hate You, Slank
  2. Tadulako,The Box
  3. Hayyo,The Box

Meski pada akhir-akhir lagu pertama (I Misss You But I Hate You, Slank) terjadi kesalahan tekhnis akibat listrik di area MTP yang tiba-tiba drop namun tak mengurangi gairah para pengunjung yang justru terlihat semakin memadati stage sederhana itu. Setelah kurang lebih 2 sampai 3 menit “break” ,listrik akhirnya  dapat distabilkan oleh tekhnisi dan The Box kembali perform lewat 2 buah hits mereka di mini album perdana,Tadulako dan Hayyo.

Dua Lagu penutup ini mendapatkan komplimen serta respon yang berarti dari para pengunjung serta kawan-kawan Skip FM selaku penyelenggara,hal ini terbukti dengan sorak sorai dan tepuk tangan yang menggema di lobi MTP seusai aksi The Box diatas panggung. (Ombo)

 

 

 

THE BOX “PREPARE TO ROCKIN CELEBES”

Di tanggal 29 april 2012,The Box Band asal kota Palu mendapat kesempatan untuk manggung di acara Rock in Celebes bersama Secondhand Serenade (USA), Suffocation (USA), Pyscroptic (AUS), Dawn Heist (USA), Cyanide Serenity (AUS),  Andra And The Backbone (JKT), Dead Squad (JKT), THE Bray (JKT), The S.I.G.I.T (BDG), SUPERMAN IS DEAD (Bali), Unremains (MKS), Dead Of Destiny (MKS), Melismatis (MKS), Conventional Is Rejected (KENDARI). Event ini rencananya akan digelar di trans studio park Makassar,Indonesia.

Sebagaimana yang kita lihat bahwa Event yang diprakarsai oleh chambers entertainment ini berlahan namun pasti telah mampu menjadi wujud sebuah konsisitensi festival musik internasional terbesar di Indonesia Bagian Timur. “Mengambil peran dalam acara sekaliber rock in celebes merupakan kebanggaan tersendiri bagi pihak The Box” ungkap road Manager band indie Palu ini,” selain prestasi bagi the box,moment ini secara tidak langsung akan menjadi media serta bahan promo The Box di luar regional sulawesi bagian tengah,belum lagi kesempatan untuk membuka jaringan bagi kerja-kerja management yang kami targetkan harus berimbas kepada eksistensi The Box kedepan nantinya” tambah fadli.

Awalnya pihak management The Box mengikutsertakan karya-karya The Box untuk seleksi demo dan polling online lewat sebuah jejaring sosial, namun sebelum polling berakhir,pihak penyelenggara telah menghubungi the Box Management untuk konfirmasi sebagai penyaji tanpa harus menunggu hasil polling.”Demo kami alhamdulillah lolos, saya sangat senang dengan apresiasi pihak chambers entertainment makassar terhadap karya-karya kami di mini album perdana The Box” kata arqi Gunawan selaku lead guitar di the box Band.

Ditemui ditempat terpisah, head manager The Box Intje Jamal Marwan mengungkapkan hal senada, bahwa dengan berkesempatannya The box untuk Manggung di Rock in Celebes merupakan satu capaian yang membanggakan bagi pihak kami secara khusus dan dunia musik indie sulawesi tengah umumnya. Dikonfirmasi persoalan persiapan tim secara tekhnis iwan mengatakan bahwa secara tekhnis The Box telah siap untuk manggung dan menurut rencananya bahwa tim management pun akan diikutkan untuk mengurusi hal-hal administrasi dan dokumentasi”begitu juga dengan kawan-kawan crew panggung,akan kami usahakan untuk bisa berangkat agar player benar-benar fokus pada perform dan materi lagu mereka” tambah iwan. Melalui kesempatan ini iwan juga buka-bukaan bahwa mengenai pembiayaan pihak management telah menempuh banyak cara termasuk swadaya,donatur,serta mengandalkan bantuan-bantuan pemerintah daerah kota dan provinsi.”Terima kasih banyak kepada seluruh pihak yang telah memberikan support dan bantuan kepada The Box dalam rangka kegiatan kami ke makassar tanggal 29 besok sebagai delegasi sulawesi tengah dan Kota Palu” kata iwan diakhir pembicaraannya mengenai kesiapan The Box.

Ditengah persiapan kawan-kawan The Box menuju Rock in Celebes, Para Player tetap terlihat sibuk untuk persiapan recording mini album kedua mereka di B90 studio,Boyaoge,Palu. Mini album Kedua ini rencananya akan di launching di tahun ini juga. “Ialah,Recording mini album kedua ini harus tetap jalan,sebab tawaran jadwal dari management mengharuskan kami pada bulan mei sampai juni materi lagunya sudah harus fix sampai pada proses mixing masteringnya,agar penjadwalan launchingnya bisa segera mereka bahas.Jadi selain persiapan perform di Rockin Celebes harus mantap,tanggung jawab kami untuk mengerjakan mini album ini juga mesti terlaksana dengan maksimal.Intinya,efisiensi waktu dan tetap jaga kesehatan” ungkap Aci ,Vocalist The Box sambil tertawa. (ombo)

OPENING ACT ?? THE BOX TETAP MAKSIMAL

Malam 14 april 2012, stadion gawalise Palu Sulawesi Tengah dibanjiri oleh masyarakat kota palu dan sekitarnya. Event yang disponsori oleh pro mild ini menghadirkan 2 band yang sudah tidak asing lagi di tanah air yaitu Armada Band dan Ungu. Kurang lebih tiga puluh menit sebelum acara dibuka oleh Armada Band,orang-orang sudah nampak berdesak-desakkan di depan panggung sementara yang datang dari pintu depan stadion gawalise juga terus bertambah banyak. Apresiasi yang ditunjukkan oleh masyarakat kota Palu dan sekitarnya malam itu sungguh besar, saking apresiatifnya masih ada juga yang rela mengambil resiko untuk memanjat tembok – tembok tinggi yang mengelilingi stadion Gawalise,astaga!!! mudah-mudahan kita bukan salah seorang dari mereka, sebab perlakuan seperti ini selain membahayakan diri sendiri juga merugikan orang lain. Panitia dan organizer yang sudah berupaya mengelola administrasi serta tekhnis kegiatan akan benar-benar kecewa karena telah terang-terangan dirugikan secara finansial. Nah,kalo orang-orang kreatif seperti mereka sudah merasa”tobat” untuk buat event di tempat kita, maka kita sendiri selaku penikmat musik jugalah yang akan merasa dampaknya,.jadi tolong, berhenti memanjat tembok saat ada konser!!!! ini demi menghargai karya serta pekerjaan orang lain.

sebelum armada dan ungu beraksi diatas panggung, ada 2 band lokal yang bertugas sebagai opening act di event tersebut yaitu brigadir band,serta The Box ditambah sebuah tampilan dance yang diiringi oleh DJ Andri. Brigadir Band memainkan 2 buah lagu milik iwan fals. penampilan selanjutnya adalah sebuah band lokal Palu yang juga sudah cukup populer di masyarakat kota Palu dan sekitarnya,THE BOX band. Malam itu The Box membawakan 3 buah lagu. Sebagai opening,band ini terbilang sukses menunaikan tugasnya untuk “pemanasan” bagi audience. Di buka dengan “beraksi” milik kotak yang mereka arr. kembali berdasarkan gender mereka telah membuat penonton mulai jingkrak-jingkrak. Selanjutnya sebuah lagu bertajuk “i miss you but i hate you” milik sebuah group musik besar di tanah air yaitu  Slank menjadi pilihan kedua untuk menggiring penonton ke arah klimaks, lagu ini juga mereka aransir kembali dengan style THE BOX sendiri. Tiba di Puncak dengan lagu Tadulako ciptaan The Box sendiri, sang Vocalist,Andi karisma atau Aci,begitu sapaan akrabnya mengajak penonton untuk koor bersama pada bagian reff, maka terdengarlah gema suara penonton yang beramai-ramai ikut menyanyikan  bagian lagu yang memiliki lirik “Tananggu Kaili”. Tadulako merupakan sebuah lagu hits the box di mini album perdana mereka. Lagu tersebut memiliki syair bahasa lokal (kaili) yang dipadu dengan modern rock dan instrument-instrument tiup serta perkusi etnik kaili.

Riuh..Begitulah suasana yang ada di ruang audience ketika mereka tampil. Walaupun hanya didaulat sebagai opening act,The Box tetap menunjukkan perform yang masksimal,sehingga ketika Armada dan Ungu melanjutkan ke tahap inti, penonton pun telah berada pada posisi “siap jingkrak”.

Di belakang panggung,Intje Djamal Marwan sebagai head manager pada the box management menyatakan cukup puas dengan penampilan band nya ini. Dia berharap semoga dilain waktu  teman-teman organizer yang ada di kota Palu ini terus menjalin kerja sama yang baik dengan pihak The box Management. “Kami akan berusaha semaksimal mungkin jika telah diberikan kepercayaan untuk manggung disebuah event,tidak perduli,apakah itu event besar maupun kecil” imbuhnya. (ombo)

The Box @ Palolo,Sigi

Palu. Pada tanggal 17 maret 2012 yang lalu kawan-kawan pemuda Kecamatan palolo Kabupaten sigi yang tergabung dalam komunitas muda Palolo dengan promotor Tunggal saudara wawan menggagas sebuah event festival band. Acara ini digelar selama dua hari, Hari pertama sebagai event penyisihan untuk menjaring 7 peserta yang berhak manggung kembali pada malam final festival tersebut. Setelah melewati metode penjurian yang cukup ketat oleh dua orang dewan Juri dari Kota Palu yaitu Arul Muhammad (Vocalist Vatu Vuri Band) dan Adi (Guitarist tokjer band,Dr.Wee dan Pedati), keluarlah sebagai juara 1 di event tersebut yaitu,Crystalist Band (asal Palu),disusul Undercover Band (Palu) sebagai juara 2 dan juara 3 diraih Peinta Tora Band (Palu) sementara band tuan rumah menjadi band favorit pada event tersebut.

Pada The Best player didaulat sebagai the best vocal adalah Dona (undercover),guitar ikbal (crystalis),bass ismet (crystalis),drum vikal (undercover)

 

malam final event festival band di Palolo ini dipadati oleh penduduk lokal sekitar kecamatan Palolo,kecamatan-kecamatan tetangga di Kabupaten Sigi dan Para Musisi dari Kota Palu. Sebagian besar gender yang diusung oleh para peserta dimalam final adalah rock dan metal. Tidak ketinggalan juga The Box Band yang tampil sangat rock Sebagai Guest Start pada titik puncak event tersebut. The Box tampil dengan perform yang total saat membawakan 5 buah lagu malam itu mampu membawa para pengunjung berjingkrak-jingkrak ala rocker di depan panggung utama. Di buka dengan Viva Jamerz karya jamrud yang diaransemen kembali oleh the box dengan menggunakan instrument etnik kakula langsung menghentak penonton dengar irama rock mereka yang khas. Para Box Family (sebutan bagi para penggemar band ini) Palolo dan Box Family Palu serta merta mengibarkan bendera box familiy di lapangan. Setelah sebuah Lagu Dari jamrud,Song To Gaza menjadi lagu kedua yang mereka bawakan,Song To Gaza memang telah menjadi semacam hits diantara lagu-lagu mereka pada album pertama mereka yang bertajuk Hayyo.Pada Lagu ketiga mereka memilih mencairkan suasana dengan sebuah lagu  yang terkesan lebih Soft dibanding lagu pertama dan kedua,lagu mereka yang berjudul Tetap bersama ini aransemennya didominasi oleh alat tiup namun tetap menjaga spirit modern rocknya pada bagian-bagian tertentu lewat beat drum dan distorsi. Hayyo menjadi lagu ke empat yang dibawakan sebelum Tadulako sebagai pamungkas mereka untuk menutup event ini.

ombo

Wellcome To The Box Column